Kimia Cinta: Permainan hormon dalam romantisme
Oleh Dorinda Dewanty
Kedai Kemang
20/10/12
Kata orang jatuh cinta itu indah, tapi siapa yang tahu kalau sebetulnya jatuh cinta itu adalah sebuah permainan hormon. Dan ternyata yang membuat kamu atau kita jatuh cinta karena adanya peran hormon yang ada di tubuh kamu atau kita sendiri.
Senyawa yang menyebabkan jatuh cinta secara singkat adanya Organ Vomeronasal yang sensitive siap menangkap feromon dari lawan jenis yang kemudian memancing atau merangsang terjadinya senyawa-senyawa lain seperti phenyletilamine (PEA), dopamine, norepinephirine, senyawa endorphin dan senyawa oksitosin yang nantinya akan akan membuat efek yang sama seperti narkoba akan membuat kamu dan kita kecanduan sehingga ingin selalu melihat pasangan atau orang yang disukainya sesering mungkin.
Tapi mencintai itu bukan hanya sekedar jatuh cinta. Mencintai itu adalah sinergi antara proses kimiawi di dalam tubuh dan cinta secara metafisik. Di dalamnya ada memberi dan menerima, memiliki rasa kerelaan dan kekuatan yang bisa membuat dunia jadi lebih baik.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment